VIRGIAWAN LISTANTO
Tampilkan postingan dengan label Barang Antik (1984). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Barang Antik (1984). Tampilkan semua postingan

Lirik Lagu Iwan Fals: Neraka Yang Asyik

Jumat, 02 Mei 2014

Lirik Lagu Iwan Fals - Neraka Yang Asyik



Oh oh oh kenikmatanmu
Oh oh oh memanggil hasratku
Bangkitkan khayal biru
Memacu rindu dan nafsu

Oh oh oh kau wanita cantik
Oh oh oh neraka yang asyik
Diantara gerakmu
Janjikan surga dan madu

Setiap jengkal tubuhnya
Adalah kemesraan
Namun mampu runtuhkan dunia
Hanya dengan senyumnya

Oh oh oh setan yang menarik
Oh oh oh rumit juga unik
Semua punya cerita
Yang sama tapi berbeda

Oh oh oh keindahannya
Oh oh oh kelembutannya
Hadirkan cinta dendam
Damai dan sengketa

Setiap jengkal tubuhnya
Adalah kemesraan
Namun mampu runtuhkan dunia

Hanya dengan senyumnya

Lirik Lagu Iwan Fals: Jalan Yang Panjang Berliku

Lirik Lgu Iwan Fals - Jalan Yang Panjang Berliku



Jalan panjang yang berliku

Jalan lusuh dan berbatu

Namun kuharus mampu menempuh

Bersama beban di batinku

Kudatang berlumur debu

Kupergi bersama bayu

Diantara gelisah

Kucoba untuk tetap kukuh


Tiadakan tempat kuberteduh

Dikala luka membiru

Uh .. Uh .. Uh ..

Segenggam harapan dalam jiwa

Hilang punah tiada kesan ..



Dikegelapan ..

Lirik Lagu Iwan Fals: Nyanyianmu

Lirik Lagu Iwan Fals - Nyanyianmu



Kau petik gitar
Nyanyikan lagu
Perlahan
Usap hatiku...
Terucap janjiku
Untukmu
Tenggelamku di
Tembangmu

Tulikanlah kedua
Telingaku
Butakanlah kedua bola
Mataku
Agar tak kulihat dan
Kudengar
Kedengkian yang
Mungkin benam

Memang aku jatuh
Dalam cengkeramanmu
Sungguh aku minta

Teruskanlah kau
Bernyanyi
Kau kudengar itu pasti
Teruskanlah kau
Bernyanyi
Dan jangan lagumu

Terhenti

Lirik Lagu Iwan Fals: Salah Siapa

Lirik Lagu Iwan Fals - Salah Siapa



Kala surya kan tiba
Tuk menyinari semua
Isi alam semesta

Embun pagi gelisah
Enggan untuk berpisah
Ingin lenyapkan hati yang resah

Jauh jauh kau datang
Hanya untuk memandang
Betapa indah alam

Sekejap kau terdiam
Saat senja kan jelang
Tangis perpisahan tak tertahan

Oh
Adakah semua ini Engkau ciptakan
Berapa dosa yang telah ia lakukan
Tiada damai di hati ia rasakan

Siapa kan menjawabnya?
Jika ia ingin bertanya

Salahku dimana?
Tunjukkan dimana?

Yang ini salah siapa?

Lirik Lagu Iwan Fals: Tante Lisa

Lirik Lagu Iwan Fals - Tante Lisa



Dirumah megah ada seorang nyonya
Ramping bodinya
Lagaknya centil dan tak mau kalah
Dengan gadis remaja

Melirik matanya
Bila melihat pemuda
Yang gagak perkasa
Apalagi dia orang kaya

Hei tante Lisa
Wajahmu kini semakin mempesona
Hei tante Lisa
Setahun sudah kau jadi janda

Perceraian terjadi
Gara gara sang suami
Tak tahan melihat
Tante Lisa bercumbu dengan tetangga

Hei tante Lisa
Wajahmu kini semakin mempesona
Hei tante Lisa
Setahun sudah kau jadi janda

Hei tante Lisa
Banyak tuan tuan berkencan bersamamu
Hei tante Lisa

Lihat usiamu yang semakin tua

Lirik Lagu Iwan Fals: Asmara Dan Pancaroba

Lirik Lagu Iwan Fals - Asmara Dan Pancaroba



Awan hitam semakin legam
Hujan panas silih berganti
Gelombang panas menyengat bumi
Insan merintih tak berhenti

Rintih tangis di malam hari
Jerit pilu menyayat kalbu
Wajah sendu menanti pagi
Hujan badai berhenti

Kicau burung ramai bernyanyi
Tanda musim berganti
Kasihku kan datang berlari
Menjemput hatiku yang sepi

Kini ku bersama kembali
Seperti dahulu berseri
Asmaraku yang telah pergi

Kini bersemi lagi

Lirik Lagu Iwan Fals: Jangan Bicara

Kamis, 01 Mei 2014

Lirik Lagu Iwan Fals - Jangan Bicara



Jangan bicara soal idealisme

Mari bicara berapa banyak uang di kantong kita

Atau berapa dahsyatnya

Ancaman yang membuat kita terpaksa onani

Jangan bicara soal nasionalisme

Mari bicara tentang kita yang lupa warna bendera sendiri

Atau tentang kita yang buat

Bisul tumbuh subur

Di ujung hidung yang memang tak mancung


Jangan perdebatkan soal keadilan

Sebab keadilan bukan untuk diperdebatkan

Jangan cerita soal kemakmuran

Sebab kemakmuran hanya untuk anjing si tuan polan


Lihat di sana... Di urip meratap

Di teras marmer direktur mutat

Lihat di sana... Si icih sedih

Di ranjang empuk waktu majikannya menindih


Lihat di sana.... Parade penganggur

Yang tampak murung di tepi kubur


Lihat di sana....... Antrian pencuri

Yang timbul sebab nasinya dicuri

Jangan bicara soal runtuhnya moral

Mari bicara tentang harga diri yang tak ada arti

Atau tentang tanggung jawab

Yang kini dianggap sepi

Lirik Lagu Iwan Fals: Sunatan Masal

Lirik Lagu Iwan Fals - Sunatan Masal



Bukan lantaran kerjaan brutal
Ujungnya daging harus dipenggal
Di bumi insan makin berjejal
Hingga terjadi sunatan massal

Tersenyum ramah si bapak mantri
Kerja borongan dapat rejeki
Berbondong bondong bocah sekompi
Mesti dipotong ya disunatin

Si bapak mantri bukannya bengis
Meskipun tampak sedikit sadis
Kerinyut hidung bocah meringis
Sedikit tangis anunya diiris

Buyung menginjak masa remaja
Seiring doa ayah dan bunda
Sebagai bekal masa depannya
Agar menjadi anak yang berguna

Hei sunatan massal
Aha aha
Sunatan massal
Aha aha
Ditonton orang berjubal jubal
Banyak tercecer sepatu dan sandal

Hei hari bahagia
Aha aha
Bersuka ria
Aha aha
Ada yang berjoget tari India
Stambul cha-cha dan tari rabana

Hei sunatan massal
Aha aha
Ditonton orang
Sunatan massal berjubal jubal

Banyak tercecer sepatu dan sandal

Lirik Lagu Iwan Fals: Ku Menanti Seorang Kekasih

Sabtu, 26 April 2014

Lirik Lagu Iwan Fals - Ku Menanti Seorang Kekasih



Bila mentari bersinar lagi

Hatikupun ceria kembali ... Asyik

Kutatap mega tiada yang hitam

Betapa indah hari ini


Kumenanti seorang kekasih

Yang tercantik yang datang dihari ini

Adakah dia kan selalu setia

Bersanding hidup penuh pesona

Harapanku


Jangan kau tak menepati

Datanglah dengan kasihmu

Andai kau tak datang kali ini


Punah harapanku

Lirik Lagu Iwan Fals: Barang Antik

Lirik Lagu Iwan Fals - Barang Antik



Berjalan tersendat
Diantara sedan sedan licin mengkilat
Dengan warna pucat
Dan badan penuh cacat sedikit berkarat

Hei oplet tua dengan bapak sopir tua
Cari penumpang dipinggiran ibukota
Sainganmu mikrolet, bajai dan bis kota
Kini kau tersingkirkan oleh mereka

Bagai kutu jalanan
Di tengah tengah kota metropolitan
Cari muatan
Untuk nguber setoran sisanya buat makan

Hei oplet tua dengan bapak sopir tua
Cari penumpang dipinggiran ibukota
Sainganmu mikrolet, bajai dan bis kota
Kini kau tersingkirkan oleh mereka

Berjalan zig zag ngebut
Nggak peduli walau mobil sudah butut
Suara bising ribut
Yang keluar dari knalpotmu bagai kentut

Hei oplet tua dengan bapak sopir tua
Cari penumpang dipinggiran ibukota
Sainganmu mikrolet, bajai dan bis kota
Kini kau tersingkirkan oleh mereka

Oh bapak tua
Pemilik oplet tua
Tunggu nanti di tahun dua ribu satu
Mungkin mobilmu
Jadi barang antik
Yang harganya selangit

Oh bapak tua
Pemilik oplet tua
Tunggu nanti di tahun dua ribu satu
Mungkin opletmu
Jadi barang nyentrik

Yang harganya selangit