VIRGIAWAN LISTANTO
Tampilkan postingan dengan label Ethiopia (1986). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ethiopia (1986). Tampilkan semua postingan

Lirik Lagu Iwan Fals: Bunga Bunga Kumbang Kumbang

Senin, 12 Mei 2014

Lirik Lagu Iwan Fals - Bunga Bunga Kumbang Kumbang


Apa memang harus layu
Bunga bunga
Setelah sang kumbang
Menghisap manisnya madumu

Apa memang harus ingkar
Kumbang kumbang
Setelah sang bunga
Terkulai layu tak berbunga

Bunga bunga dilahirkan
Untuk dihisap sang kumbang
Kumbang kumbang dilahirkan
Untuk menghisap sang bunga

Bunga bunga dimekarkan
Untuk digoda sang kumbang
Kumbang kumbang diterbangkan
Untuk menggoda sang bunga

Mengapa bunga harus layu?
Setelah kumbang dapatkan madu
Mengapa kumbang harus ingkar?
Setelah bunga tak lagi mekar

Mungkin tuhan telah takdirkan
Kumbang kumbang
Campakkan sang bunga
Setelah layu tak berguna

Bunga bunga dilahirkan
Untuk dihisap sang kumbang
Kumbang kumbang dilahirkan
Untuk menghisap sang bunga

Bunga bunga dimekarkan
Untuk dicampakkan kumbang
Kumbang kumbang diterbangkan
Untuk mencampakkan bunga

Mengapa bunga harus layu?
Setelah kumbang dapatkan madu
Mengapa kumbang harus ingkar?
Setelah bunga tak lagi mekar

Lirik Lagu Iwan Fals: Lonteku

Lirik Lagu Iwan Fals - Lonteku


Hembusan angin malam waktu itu
Bawa lari ku dalam dekapanmu
Kau usap luka di sekujur tubuh ini
Sembunyilah-sembunyi ucapmu...

Nampak jelas rasa takut di wajahmu
Saat petugas datang mencariku

Reff.

Lonteku... Terima kasih
Atas pertolonganmu di malam itu
Lonteku... Dekat padaku
Mari kita lanjutkan cerita hari esok

(*)

Walau kita berjalan dalam dunia hitam
Benih cinta tak pandang siapa
Meski semua orang singkirkan kita
Genggam tangan erat-erat kita melangkah


Kembali ke Reff, (*), Reff (2x), fade out

Lirik Lagu Iwan Fals: Berandal Malam Di Bangku Terminal

Lirik Lagu Iwan Fals - Berandal Malam Di Bangku Terminal


Sebentar lagi pagi kan datang
Walau sang bulan malas untuk pulang
Di bangku terminal benakmu bertanda
Gelisah seorang merasa terbuang

Sedetik ingatnya seribu angannya
Dambakan malam terus berbintang
Di bawah sadarnya nasib bercerita
Hangatnya surya bara neraka

Sampai kapan kau akan bertahan
Dicaci langit tak sanggup menjerit
Hitam awan pasrah kau jilati
Kusam kau dekap dengan muak kau lelap
Pagi yang hingar dengan sadar engkau gentar

Jangan jangan pagi kau hadirkan
Biarkan malam terus berjalan
Jangan jangan mentari kau terbitkan

Jangan jangan pagi kau datangkan
Kumohon dan aku harapkan
Jangan jangan mentari kau terbitkan

Dengarlah tuhan apa yang dibisikkan

Berandal malam di bangku terminal

Lirik Lagu Iwan Fals: Kontrasmu Bisu

Lirik Lagu Iwan Fals - Kontrasmu Bisu


Tinggi pohon tinggi berderet setia lindungi
Hijau rumput hijau tersebar indah sekali
Terasa damai kehidupan di kampungku
Kokok ayam bangunkan ku tidur setiap pagi

Tinggi gedung tinggi mewah angkuh bikin iri
Gubuk gubuk liar yang resah di pinggir kali
Terlihat jelas kepincangan kota ini
Tangis bocah lapar bangunkan ku dari mimpi malam

Lihat dan dengarlah riuh lagu dalam pesta
Diatas derita mereka masih bisa tertawa
Memang ku akui kejamnya kota Jakarta
Namun yang kusaksikan lebih parah dari yang kusangka

Jakarta oh Jakarta
Si kaya bertambah gila dengan harta kekayaannya
Luka si miskin semakin menganga

Jakarta oh Jakarta
Terimalah suaraku dalam kebisinganmu
Kencang teriakku semakin menghilang

Jakarta oh Jakarta
Kau tampar siapa saja saudaraku yang lemah
Manjakan mereka yang hidup dalam kemewahan

Jakarta oh Jakarta
Angkuhmu buahkan tanya
Bisu dalam kekontrasannya

Jakarta oh Jakarta
Jakarta oh Jakarta
Jakarta oh Jakarta
Jakarta oh Jakarta

Jakarta oh Jakarta

Lirik Lagu Iwan Fals: Entah

Lirik Lagu Iwan Fals - Entah


Entah mengapa aku tak berdaya
Waktu kau bisikkan,
"Jangan aku kau tinggalkan"
Tak tahu di mana ada getar terasa
Waktu kau katakan
"Kubutuh dekat denganmu"


Seperti biasa
aku diam tak bicara
Hanya mampu pandangi
Bibir tipismu yang menari


Seperti biasa
aku tak sanggup berjanji
Hanya mampu katakan:
"Aku cinta kau saat ini"

Entah esok hari
Entah lusa nanti
Entah


Sungguh mati betina
Aku tak mampu beri sayang yang cantik
Seperi kisah cinta di dalam komik


Sungguh mati betina
Buang saja angan angan itu
Lalu cepat peluk aku
Lanjutkan saja langkah kita
Rasalah....
Rasalah....

Apa yang terasa

Lirik Lagu Iwan Fals: Willy

Sabtu, 10 Mei 2014

Lirik Lagu Iwan Fals - Willy


Si anjing liar dari Jogjakarta
Apa kabarmu ?
Kurindu gonggongmu
Yang keras hantam cadas

Si kuda binal dari Jogjakarta

Sehatkah dirimu ?
Kurindu ringkikmu
Yang genit memaki onar

Dimana kini kau berada ?

Tetapkah nyaring suaramu ?

Si mata elang dari Jogjakarta

Resahkah kamu ?
Kurindu sorot matamu
Yang tajam belah malam

Dimana runcing kokoh paruhmu ?

Tetapkah angkuhmu hadang keruh ?

Masih sukakah kau mendengar ?

Dengus nafas saudara kita yang terkapar
Masih sukakah kau melihat ?
Butir keringat kaum (orang) kecil yang terjerat
Oleh slogan slogan manis sang hati laknat
Oleh janji janji muluk tanpa bukti

Dimana kini kau berada ?

Tetapkah nyaring suaramu ?
Dimana runcing kokoh paruhmu ?

Tetapkah angkuhmu hadang keruh ?

Lirik Lagu Iwan Fals: 14-4-84

Lirik Lagu Iwan Fals - 14-4-84


Tahukah kau
Kurindu dirimu
Tahukah kau

Rasakah kasih

Cintaku putih
Rasakah kasih

Saat gelisah begitu buas hancurkan jiwa

Saat tak kuat lagi memendam marah

Sungguh aku cinta (sayang) kau


Jangan didik anak kita penakut

Jangan ajar anak kita pengecut
Tolong kabarkan tinjuku untuknya
Demi kebenaran yang nyata

Istriku manis senyum yang manis

Anakku jantan tertawalah lantang
Istriku manis jangan menangis

Anakku jantan murkalah jantan

Lirik Lagu Iwan Fals: Tikus Tikus Kantor

Lirik Lagu Iwan Fals - Tikus Tikus Kantor


Kisah usang tikus-tikus kantor
Yang suka berenang disungai yang kotor
Kisah usang tikus-tikus berdasi
Yang suka ingkar janji lalu sembunyi

Di balik meja teman sekerja

Di dalam lemari dari baja

Kucing datang cepat ganti muka

Segera menjelma bagai tak tercela
Masa bodoh hilang harga diri
Asal tidak terbukti ah tentu sikat lagi

Tikus-tikus tak kenal kenyang

Rakus-rakus bukan kepalang
Otak tikus memang bukan otak udang
Kucing datang tikus menghilang

Kucing-kucing yang kerjanya molor

Tak ingat tikus kantor datang men-teror

Cerdik licik tikus bertingkah tengik

Mungkin karena sang kucing
Pura-pura mendelik

Tikus tahu sang kucing lapar

Kasih roti jalanpun lancar

Memang sial sang tikus teramat pintar


Atau mungkin sikucing yang kurang ditatar!

Lirik Lagu Iwan Fals: Sebelum Kau Bosan

Lirik Lagu Iwan Fals - Sebelum Kau Bosan



Sebelum kau bosan sebelum aku menjemukan

Tolonglah ucapkan dan tolong engkau ceritakan
Semua yang indah semua yang cantik
Berjanjilah

Ciptakanlah lagu yang kau anggap merdu dik

Nyanyikan untukku sungguh aku perlu itu
Bila kau tak suka bilang saja suka
Berjanjilah

Pergilah kau pergi

Dan janganlah kembali
Bila itu kau ingini
Kumohon jangan katakan pergi

Jarak telah jauh yang sudah kita tempuh dik

Coba pikir itu sebelum tinggalkan aku
Teruslah berdusta sampai engkau muak

Berjanjilah

Lirik Lagu Iwan Fals: Ethiopia

Lirik Lagu Iwan Fals - Ethiopia



Dengar rintihan berjuta kepala

Waktu lapar menggila


Hamparan manusia tunggu mati


Nyawa tak ada arti


Kering kerontang meradang


Entah sampai kapan


Datang tikam nurani


Selaksa do'a penjuru dunia


Mengapa tak robah bencana


Menjerit Afrika mengerang Ethiopia


Ethiopia Ethiopia Ethiopia Ethiopia


Ethiopia Ethiopia Ethiopia Ethiopia


Derap langkah sang penggali kubur


Angkat yang mati dengan kelingking


Parade murka bocah petaka


Tak akan lenyap kian menggema


Nafas orang-orang disana


Merobek telinga telanjangi kita


Lalat-lalat berdansa cha cha cha


Berebut makan dengan mereka


Tangis bayi ditetek ibunya


Keringkan airmata dunia


Obrolan kita dimeja makan


Tentang mereka yang kelaparan


Lihat sekarat dilayar Tv


Antar kita pergi ke alam mimpi


Ethiopia Ethiopia Ethiopia Ethiopia


Ethiopia Ethiopia Ethiopia Ethiopia


Disana terlihat ribuan burung nazar


Terbang disisi iga-iga yang keluar


Jutaan orang memaki takdirnya


Jutaan orang mengutuk nasibnya


Jutaan marah....jutaan marah


Tak bisa berbuat apa-apa


Setiap detik selalu saja ada yang merintih


Setiap menit selalu saja ada yang mengerang


Aku dengar jeritan dari sisni...aku dengar


Aku dengar tangismu dari sini...aku dengar


Namun aku hanya bisa mendengar


Aku hanya bisa sedih


Hitam kulitmu sehitam nasibmu kawan


Waktu kita asik makan waktu kita asik minum


Mereka haus..........mereka lapar



Mereka lapar...mereka lapar