VIRGIAWAN LISTANTO

Lirik Lagu Iwan Fals: Aku Antarkan

Senin, 05 Mei 2014

Lirik Lagu Iwan Fals - Aku Antarkan



Aku antar kau

Sore pukul lima
Laju roda dua
Seperti malas tak beringas


Langit mulai gelap

Sebentar lagi malam
Namun kau harus
Kembali tinggalkan
Kota ini
Saat lampu-lampu
Mulai dinyalakan


Semakin erat lingkar

Lenganmu di pinggangku
Jarak bertambah dekat
Dua kelok lagi
Stasiun bis antarkota
Pasti terlihat


Tak terasa seminggu
Sudah engkau di pelukku
Tak terasa seminggu
Alangkah cepatnya waktu
Tak terasa seminggu
Habis kulumat bibirmu
Tak terasa seminggu
Tak bosan kau minta itu

Tiba ditujuan
Mesin kumatikan
Jariku kau genggam
Seakan enggan kau
Lepaskan

Lirik Lagu Iwan Fals: Sore Tugu Pancoran

Lirik Lagu Iwan Fals - Sore Tugu Pancoran



Si budi kecil kuyup menggigil

Menahan dingin tanpa jas hujan

Di simpang jalan tugu pancoran

Tunggu pembeli jajakan koran

Menjelang maghrib hujan tak reda

Si budi murung menghitung laba

Surat kabar sore dijual malam

Selepas isya melangkah pulang


Anak sekecil itu berkelahi dengan waktu

Demi satu impian yang kerap ganggu tidurmu

Anak sekecil itu tak sempat nikmati waktu

Dipaksa pecahkan karang, lemas jarimu terkepal


Cepat langkah waktu pagi menunggu

Si budi sibuk siapkan buku

Tugas dari sekolah selesai setengah

Sanggupkah si budi diam di dua sisi

Lirik Lagu Iwan Fals: Azan Subuh Masih Di Telinga

Lirik Lagu Iwan Fals - Azan Subuh Masih Di Telinga



Ketika fajar menjelang
Terlihat dia melangkah enggan
Seirama dengan dendang subuh
Yang singgah di hati keruh

Sempit jalan berdesak bangunan
Memandang sinis mendakwa bengis
Perempuan satu dan hitamnya waktu

Dihapusnya gincu dengan ujung baju
Dibuangnya dengus birahi sejuta tamu

Hari pagi menyambut kau kembali
Mengusap nadi mengelus hati
Sesal di hatimu kian mengganggu

Kau reguk habis semua doa doa
Dari surau depan rumah yang kau sewa
Tak terasa surya duduk di kepala
Azan subuh masih di telinga

Terdengar renyah tawa gadis sekolah
Menyibak tabir cerita lama
Didepan retaknya cermin yang telah usang
Menari dia seperti dahulu

Terdengar pelan ketuk pintu
Tegur anakmu buyarkan lamunan
Perempuan satu kian terbelenggu

Dihapusnya gincu dengan ujung baju

Dibuangnya dengus birahi sejuta tamu

Lirik Lagu Iwan Fals: Tolong Dengar Tuhan

Lirik Lagu Iwan Fals - Tolong Dengar Tuhan



Oh Tuhan
Apakah kau dengar?
Jerit umatmu
Diselah tebalnya debu

Oh Tuhan
Adakah kau murung?
Melihat beribu wajah berkabung
Disisa gelegar Galunggung

Oh Tuhan
Tamatkan saja
Cerita pembantaian orang desa
Yang jelas hidup tak manja

Oh Tuhan
Katanya engkau maha bijaksana
Tolong Galunggung pindahkan ke kota
Dimana tempat segala macam dosa

Berat beban kau datangkan
Pada mereka disana
Cela apa nista apa
Hingga engkau begitu murka
Sungguh ku tak mengerti

Hingar tangis karena adabmu
Setiap detik duka berpadu
Semakin keras jerit tak puas
Dari mereka yang resah bertanya
Adilkah keputusanmu?

Acap kali rintih memaki
Setiap duka tuding Ilahi
Jangan salahkan kecewa kami
Bosan dalam irama takdirmu
Walau ku tak terganggu

Bukankah kau maha tahu
Pengasih penyayang
Namun mengapa selalu saja
Itu hanya cerita

Oh Tuhan
Tolong hentikan
Oh Tuhan
Dengar rintihan

Amuk lahar yang datang hanguskan bumi
Tinggalkan arang penghuni desa pergi
Gemuruh batu hancurkan saudaraku
Ulurkan tangan bantulah sesamamu

Tuhan

Salah apakah mereka?

Lirik Lagu Iwan Fals; Berkacalah Jakarta

Minggu, 04 Mei 2014

Lirik Lagu Iwan Fals - Berkacalah Jakarta



Langkahmu cepat seperti terburu
Berlomba dengan waktu
Apa yang kau cari belumkah kau dapati
Diangkuh gedung gedung tinggi

Riuh pesta pora sahabat sejati
Yang hampir selalu saja ada

Isyaratkan enyahlah pribadi

Lari kota Jakarta lupa kaki yang luka
Mengejek langkah kura kura
Ingin sesuatu tak ingat bebanmu
Atau itu ulahmu kota

Ramaikan mimpi indah penghuni

Jangan kau paksakan untuk berlari
Angkuhmu tak peduli
Luka di kaki

Jangan kau paksakan untuk tetap terus berlari
Bila luka di kaki belum terobati
Berkacalah Jakarta

Lari kota Jakarta lupa kaki yang luka
Mengejek langkah kura kura
Ingin sesuatu tak ingat bebanmu
Atau itu ulahmu kota

Ramaikan mimpi indah penghuni

Jangan kau paksakan untuk berlari
Angkuhmu tak peduli
Luka di kaki

Jangan kau paksakan untuk tetap terus berlari
Bila luka di kaki belum terobati

Berkacalah Jakarta

Lirik Lagu Iwan Fals: Nak

Lirik Lagu Iwan Fals - Nak



Jauh jalan yang harus kau tempuh
Mungkin samar bahkan mungkin gelap
Tajam kerikil setiap saat menunggu
Engkau lewat dengan kaki yang tak bersepatu

Duduk sini Nak dekat pada bapak
Jangan kau ganggu ibumu
Turunlah lekas dari pangkuannya
Engkau lelaki kelak sendiri

Verse 2

Nak dengarlah bicara bapakmu
Yang kenyang akan hidup terang dan redup
Letakkan dahulu mainan itu
Duduk dekat bapak sabar mendengar

Kau anak harapanku yang lahir di jaman gersang
Segala sesuatu hanya ada karena uang
Ya … ya … ya … ya …
Kau anak dambaanku yang besar di kancah perang
Kau harus kuat yakin pasti menang

Sekolah biasa saja jangan pintar-pintar percuma
Latihlah bibirmu agar pandai berkicau
Sebab mereka sangat perlu kicau yang merdu
Sekolah buatmu hanya perlu untuk titel
Pedulu titel didapat atau titel mu’jizat
Ya … ya … ya … ya …

Sekolah buatmu hanya perlu untuk gengsi
Agar mudah bergaul tentu banyak relasi
Jadi penjilat yang paling tepat
Karirmu cepat uang tentu dapat
Jadilah Dorna jangan jadi Bima
Sebab seorang Dorna punya lidah sejuta
O . . . . o . . . . o . . . . . o . . . .

Hidup sudah susah jangan dibikin susah
Cari saja senang walau banyak hutang
Munafik sedikit jangan terlalu jujur
Sebab orang jujur hanya ada di komik
Pilihlah jalan yang mulus tak banyak batu
Sebab batu-batu bikin jalanmu terhambat
Ya … ya … ya … ya …
Pilihlah jalan yang bagus tak ada paku
Sebab paku itu sakit apalagi yang berkarat

Jadilah kancil jangan buaya
Sebab seekor kancil sadar akan bahaya
Jadilah bandit berkedok jagoan
Agar semua sangka engkau seorang pahlawan
Jadilah bunglon jangan sapi
Sebab seekor bunglon pandai baca situasi
Jadilah karet jangan besi
Sebab yang namanya karet tahan kondisi

Anakku aku nyanyikan lagu

Waktu ayah tak tahan lagi menahan murka

Lirik Lagu Iwan Fals: Serdadu

Sabtu, 03 Mei 2014

Lirik Lagu Iwan Fals - Serdadu



Isi kepala di balik topi baja

Semau serdadu pasti tak jauh berbeda

Tak peduli perwira, bintara, atau tamtama

Tetap tentara

Kata berita gagah pekasa

Apalagi sedang kokang senjata

Persetan siapa saja musuhnya

Perintah datang karang pun dihantam


Serdadu seperti peluru

Tekan picu melesat tak ragu

Serdadu seperti belati

Tak dirawat tumpul dan berkarat


Umpan bergizi, titah bapak menteri

Apakah sudah terbukti

Bila saja masih ada

Buruknya kabar burung

Tentang jatah prajurit yang dikentit


Lantang suaramu otot kawat tulang besi

Susu, telur, kacang ijo, extra gizi

Runtuh dan tegaknya keadilan negeri ini

Serdadu harus tau pasti


Serdadu baktimu kami tunggu

Tolongkantongi tampang serammu

Serdadu rabalah dada kami

Gunakan hati jangan pakai belati


Serdadu jangan mau disuap

Tanah ini jelas meratap

Serdadu jangan lemah syahwat

Ibu pertiwi tak sudi melihat